Happy 2nd Anniversary

Happy 2nd Anniversary, my dear! Honestly, I’m surprised by how we can survive being tolerate to each other for two years. These two years is definitely not easy for us, or at least for me personally. We have so-many-differences. Well, two becomes one is surely not a kid’s stuff, and yes, if you don’t understand the meaning behind a relationship you’re probably still a kid.

Aku baru aja menyelesaikan (baca) buku judulnya ‘Perceraian’. Sebenernya bukunya lebih poly bahas mengenai pernikahan sih, terus dijelaskan lebih lanjut tentang kenapa sih kok nggak boleh bercerai. Aku mau jelasin singkat aja ya tentang bukunya, soalnya menurutku ini nisbi krusial. Jaman kini perceraian sudah sebagai masakan sehari-hari, sudah sebagai hal yang biasa. Hopefully, ini jadi kesadaran, baik untuk engkau yang belum menikah ataupun sudah menikah.

Oke, kita hidup di dunia ini seharusnya menjadi duta Kerajaan Allah, bukan? Seperti yang diketahui, Duta Kerajaan Allah misinya adalah menjalankan rencana Tuhan yang sudah ditetapkan untuk kita. Nah, untuk hidup dalam panggilan Tuhan, kita perlu memproses diri, membangun karakter dalam diri ini, agar serupa dengan Kristus (punya karakter yang sama dengan Kristus). Membangun karakter itu susah banget. Apa sih yang dapat memproses kita? Ya, biasanya masalah yang kita hadapi, orang-orang yang ada di sekitar kita, itulah yang memproses kita. Orang yang paling bisa memproses kita tentu adalah orang-orang terdekat, biasanya pasangan kita sendiri.

Pernikahan jua merupakan sarana buat berproses. That is why perceraian tidak seharusnya masih ada, karena tidak seharusnya kita quit menurut proses yang Tuhan ijinkan hadir pada hidup kita. Buat kita yg belum menikah, usahakan kita bisa memilih pasangan yang sepadan (pada segala hal). Supaya saat yg seharusnya dipakai buat menghidupi panggilan Tuhan nir habis untuk ngurusin prahara loka tinggal tangga. Tapi, yg terpenting wajib digumulkan, wajib tanya Tuhan, apa bener orang ini memang Tuhan tempatkan buat jadi pasangan hidupku.

Satu hal yang kuingat, ketika kita menikah, sebenarnya kita lagi berjanji untuk melepas hak. Most likely, yang dilepaskan adalah hak untuk ‘mendapat’ kebahagiaan. Seringkali kita menikah karena ingin mendapatkan kebahagiaan dari pasangan. Padahal, pasangan kita juga masih manusia, jadi jelas tidak sempurna. Pernikahan adalah perjanjian untuk hanya melakukan kewajiban, hanya untuk memberi kebahagiaan pada pasangan.

Praktis dikatakan, sulit dilakukan. That’s why berumah tangga itu hal yang krusial & besar , apalagi buat aku . Menikah bukan hanya sekedar berkeluarga, punya anak. It’s more than that. Pacaran merupakan satu step sebelum menikah. Pacaran bukan buat anak kecil . Pacaran jua nggak melulu bahagia, akan namun justru sebaliknya, fase pacaran merupakan proses awal sebelum menikah.

So yeah, that’s all for now. Once again, happy anniversary, kvn! <3

So, that’s practically what I want to say. Thanks for reading. I hope you find this post useful. I’ll see you soon!

W R I T T E N   W I T H   L O V E   B Y

author
Author: 

Related Post "Happy 2nd Anniversary"

6 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami dan Sempurna
Tips kecantikan – Setiap wanita mempunyai daya
6 Cara Alami Menumbuhkan Rambut Botak Dengan Cepat
Tips kecantikan rambut – Tidak sedikit orang
6 Cara Diet Menurunkan Berat Badan Penderita Maag
Tips kecantikan – Memiliki badan ideal adalah
Cara Alami Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat
Tips Kecantikan – Sering sekali orang mengutamakan

Leave a reply "Happy 2nd Anniversary"